Tampilkan postingan dengan label demam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label demam. Tampilkan semua postingan

Cara Pencegahan Demam Berdarah Dengan 3M Plus

Cara Pencegahan Demam Berdarah Dengan 3M Plus
3M plus | photo:dinkeskotasamarinda.com
Selama musim hujan dan musim pancaroba biasanya diikuti dengan munculnya beberapa penyakit. Salah satunya adalah penyakit Demam berdara dengue (DBD). Pencegahan demam berdarah dapat dilakukan dengan gerakan 3m.

Dilansir health liputan 6, Kementrian Kesehatan Republik Indonesia menyampaikan cara pencegahan DBD dengan cara 3M Plus seperti dibawah ini:

1. Menguras

Menguras adalah membersihkan tempat yang sering dijadikan tempat penampuangan air, seperti bak mandi, ember air, tempat penampungan air minum, dan penampungan air lemari es.

2. Menutup

Menutup rapat-rapat sejumlah tempat penampungan air seperti drum, kendi, toren air, dan lain-lain.

3. Daur ulang barang bekas




Mendaur ulang barang bekas yang memiliki potensi untuk dijadikan tempat perkembangbiakan nyamuk penularan demam berdarah. Untuk mengurangi perkembangbiakan nyamuk.
Itulah cara pencegahan DBD dengan cara 3M, sedangkan yang dimaksud dengan Plus adalah kegiatan pencegahan tambahan, seperti;
  • Menaburkan bubuk larvasida pada tempat penampungan air yang sulit dibersihkan
  • Menggunakan obat nyamuk atau anti nyamuk
  • Menggunakan kelambu saat tidur
  • Memelihara ikan pemangsa jentik nyamuk
  • Menanam tanaman pengusir nyamuk
  • Mengatur cahaya dan ventilasi dalam rumah
  • Menghindari kebiasaan menggantung pakaian di dalam rumah yang bisa menjadi tempat istirahat nyamuk, dan lain-lain.
Itulah langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk melakukan pencegah risiko terkena penyakit DBD. Untuk itu kita harus waspada dan tetap siaga apalagi datang musim penghujan dan pancaroba, karena curah hujan yang meningkat dan banyak tempat perkembangbiakan nyamuk.

8 Obat Rumahan Untuk Mengatasi Demam

8 Obat Rumahan Untuk Mengatasi Demam
8 Obatan Rumah ( Cara Alami )Untuk Mengatasi Demam. Jika anda terkena demam janganlah terlalu sering mengonsumsi obat-obatan. Karena obat-obatan juga biasa memiliki effek samping pada tubuh Anda. Sebaiknya anda dapat mencoba cara alami untuk menyembuhkan demam ringan. Dibawah ini adalah beberapa pengobatan demam yang bisa kita lakukan dirumah sendiri seperti yang dilansir magforwoman.


1. Kemangi dan Mimba
Buat ramuan kemangi dan daun mimba untuk diminum dua sampai tiga kali dalam sehari. Caranya rebus 5-6 daun kemangi bersama dengan 3-4 daun nimba. Biarkan mendidih selama sepuluh sampai lima belas menit. Saring untuk mengambil air hasil rebusan saja dan membuang ampasnya. Ramuan ini mengurangi suhu tubuh dan menyembuhkan demam ringan.

2. Bawang putih dan minyak zaitun
Minyak Bawang putih memiliki sifat penyembuhan ajaib bagi tubuh. Campurkan satu sendok makan minyak bawang putih dengan satu sendok teh minyak zaitun. Lalu oleskan di bawah telapak kaki Anda dan lakukan pijatan dan kemudian menutupinya dengan kain hangat. Hal ini membantu untuk menurunkan suhu tinggi tubuh. Obat alami ini efektif untuk mengobati flu dan demam.

3. Kompres
Cara termudah untuk menurunkan suhu untuk adalah dengan cara di kompres dengan air dingin. Siapkan mangkuk penuh air, tambahkan beberapa es. Gunakan kain katun dan celupkan ke dalam air. Tempatkan kain di dahi Anda. Ulangi proses ini sepuluh kali. Metode ini membantu mengurangi demam tinggi dan infeksi flu dalam tubuh.

4. Apel dan jus kismis
Hal ini mungkin terdengar tidak biasa bagi Anda, tetapi obat tersebut dapat bekerja dengan baik. Cukup merebus kismis dalam air selama sekitar dua puluh menit. Sekarang, saringan air dan tambahkan dua sendok jus apel. Minum ramuan ini tiga kali dalam sehari. Obat ini membantu untuk menurunkan suhu tubuh sehingga menyembuhkan demam ringan Anda.

5. Akar Angelica
Pernahkah Anda mendengar tentang ramuan akar Angelica? Ramuan populer ini efektif untuk mengurangi demam ringan sampai demam tinggi dalam tubuh. Hanya merebus potongan akar untuk membuat ramuan. Setelah direbus, saring dan dinginkan. Sebelum mengkonsumsi, tambahkan beberapa madu untuk meningkatkan rasanya. Hal ini akan membantu untuk mengurangi demam ringan yang disebabkan oleh infeksi dalam tubuh.

6. Teh Herbal
Teh herbal juga efektif untuk menyembuhkan infeksi dalam tubuh. Minum teh hijau atau rumput lemon tea untuk dapat menurunkan demam. Teh peppermint dan teh sage juga memiliki antioksidan, yang membantu untuk melawan flu dan demam. Cinnamon ditambahkan ke teh herbal yang normal juga memberikan bantuan dari infeksi yang disebabkan oleh demam.

7. Sari cuka apel
Sari cuka apel memiliki sifat anti-bakteri, hal ini membantu untuk mengurangi demam ringan dalam tubuh. Tambahkan sendok teh cuka sari apel dalam air hangat dan minum tiga sampai empat kali dalam sehari. Atau yang lain, celupkan kain di sari cuka apel dengan sedikit campuran air dan meletakkannya di dahi. Ini membantu untuk menurunkan suhu tinggi tubuh.

8 Lemon dan madu
Jus lemon dapat membantu untuk melawan infeksi apapun karena kandungan antioksidan dan vitamin C yang tinggi. Ambil segelas air hangat dan tambahkan sejumput jus lemon di dalamnya. Sekarang, tambahkan sendok teh jus jahe dengan madu. Minum ramuan ini setidaknya empat kali dalam sehari untuk menyembuhkan demam dan flu infeksi dari tubuh.


Itulah cara sederhana pengobatan rumah yang dapat kita lakukan ketika terkena demam. Semoga bermanfaat.

7 Fakta Menarik Malaria Yang Perlu Anda Ketahui

7 Fakta Menarik Malaria Yang Perlu Anda Ketahui
7 Fakta Menarik Seputar Penyakit Malaria Yang Perlu Anda Ketahui. Penyakit malaria merupakan salah satu penyakit menular yang disebabkan oleh nyamuk. Kasus munculnya penyakit malaria ini biasa terkait dengan musim hujan. Hal ini karena perkembangbiakan nyamuk pada musim ini sangat cepat. Nyamuk penyebar malaria disebut sebagai nyamuk Anopheles. Malaria jika tidak ditangani secara intensif dapat berakibat fatal sehingga dapat juga menyebabkan kematian.

Seperti yang dilansir Health Me Up dibawah ini adalah beberapa fakta menarik tentang penyakit malaria yang perlu anda ketahui :

1. Malaria muncul atau mulai menyebar pada suhu yang lebih hangat dan dalam iklim yang lembab. Sehingga banyak kasus malaria meningkat ketika musim penghujan.

2. Gejala malaria tidak langsung muncul setelah terinfeksi gigitan nyamuk Anopheles, tetapi gejalanya akan muncul setelah 10 sampai 15 hari kemudian.

Baca juga : Pengertian Malaria, Jenis, Gejala dan Pencegahan

3. Malaria hanya ditularkan oleh nyamuk. Tidak akan menular hanya dengan kontak seksual atau fisik dengan penderita.

4. Ibu hamil dan bayi yang baru lahir biasanya berisiko tinggi tertular penyakit malaria.

5. Jika tidak ditangani dengan obat-obatan yang lengkap (Kekurangan obat-obatan) bisa menyebabkan penderita mengalami kerusakan otak, hilangnya fungsi otot, koma, atau yang lebih parah dapat menyebabkan kematian.

6. Organisasi Kesehatan Duni (WHO) merekomendasikan untuk memakai kelambu anti-malaria sebagai cara yang paling efektif dan murah untuk mencegah terinfeksi malaria.

7. Kasus malaria yang sangat tinggi terjadi di selatan Sahara di Afrika, sekitar 90% jumlah kematian akibat penyakit ini. Anda harus berhati-hati ketika sedang berpergian ke daerah yang kasus malarianya sangat tinggi.

Itulah beberapa fakta menarik tentang penyakit malaria. Semoga dapat menambah pengetahuan kita tentang penyakit ini.