Tampilkan postingan dengan label asma. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label asma. Tampilkan semua postingan

10 Hal Perlu Diketahui Ketika Anda Bersama Penderita Asma

10 Hal Perlu Diketahui Ketika Anda Bersama Penderita Asma
ilustrasi asma (photo:dailymail.co.uk)
Asma merupakan penyakit saluran pernapasan yang menyebabkan rasa sesak dada, sesak napas dan batuk. Biasanya penderita asma sangat rentan pada hal-hal tertentu. Jika anda tinggal bersama orang yang menderita asma, anda harus tahu hal-hal dibawah ini agar tidak memicu penyakit asma timbul.

Berikut dibawah ini adalah hal-hal yang perlu anda ketahui jika anda tinggal bersama penderita asma:

1. Jauhkan dari asap rokok

Penderita asma sangat tidak menyukai asap rokok dan juga dapat memicu timbulnya asma. Sehingga sebaiknya anda tidak merokok diekat mereka.

2. Sensitif terhadap debu

Debu juga sangat mengganggu penderita asma, karena debu bisa menjadi faktor utama dari risiko sesak napas.



3. Terkadang alergi terhadap hewan peliharaan

Selain debu dan asap rokok, penderita asma juga biasanya tidak menyukai bulu hewan peliharaan. Hal ini karena terkadang juga dapat memperburuk gejala asma.

4. Parfum dapat membuat penderita asma sesak

Aroma parfum dapat mengiritasi saluran udara penderita asma yang membuat sulit untuk bernapas.

5. Hindari penderita asma terhadap stress

Strees dapat juga berdampak buruk bagi penderita asma. Selama masa stres tinggi, penderita asma dapat mulai menderita sesak napas lebih dari akut.

6. Sensitif terhadap obat-obatan tertentu

Hampir sekitar 10-20 persen penderita asma dewasa sangat peka terhadap obat-obatan tertentu seperti aspirin dan obat penghilang rasa sakit lainnya.

7. hindari makanan yang kaya Sulfit

5-10 persen penderita asma alergi terhadap Sulfit. Sulfit adalah zat aditif umum yang terdapat dalam banyak makanan dan obat-obatan, sejumlah sayuran dan ikan.

8. Gejala asma dapat berubah dari waktu ke waktu

Gejala asma dapat berubah dari waktu ke waktu bahkan hampir tak terlihat. Namun perlu diwaspadai karena bisa jadi di lain waktu gejala asma mereka cukup parah bahkan hingga sangat fatal. Kabar baiknya, gejala asma cenderung berkurang parah karena faktor usia.

9. Penderita asma sering berjuang untuk tidur dengan benar

Biasanya penderita asma terkendala saat tidur. Mereka sering batuk dan merasa sesak napas ketika mencoba untuk tidur. Sehingga membuat mereka susah tidur. Namun tidak semua penderita asma mengalami hal ini.

10. Mereka perlu beristirahat secara teratur selama berolahraga

Ketika penderita asma melakukan aktivitas berat, sebaiknya perlu beristirahat untuk memulihkan diri dari asma agar tidak kambuh sewaktu-waktu.

Itulah hal yang perlu diperhatikan bagi mereka yang menderita asma. Dan bagi yang tinggal bersama penderita dapat menghindarkan beberapa faktor yang dapat memicu timbulnya asma. Semoga bermanfaat.

7 Manfaat Tertawa Bagi Kesehatan dan Kehidupan Sosial

7 Manfaat Tertawa Bagi Kesehatan dan Kehidupan Sosial
hewan tertawa (foto: telegraph.co.uk)
Tertawa merupakan pencerminan seseorang yang sedang mengalami perasaan senang dan ceria. Dan faktanya bahwa tertawa merupakan obat terbaik untuk mengatasi beberapa masalah dan bahkan penyakit tertentu. Sehingga bisa bermanfaat buat kesehatan baik fisik, emosional, dan sosial. Dan perlu diingat bahwa tertawa juga bisa menular.


Seperti dilansir healt liputan 6, berikut dibawah ini adalah alasan tertawa baik bagi kesehatan anda:

1. Meningkatkan aliran darah
Saat Anda tertawa aliran darah akan meningkat karena terjadi pelebaran atau perluasan jaringan yang membentuk lapisan dalam pembuluh darah. 

2. Meningkatkan kesehatan emosional

Tawa dapat meningkatkan kesehatan emosional dengan memicu pusat emosional dan reward di otak. Selain itu juga melepaskan dopamin, yang membantu otak memproses respons emosional dan meningkatkan rasa senang. Serotonin, yang mengangkat suasana hati dan endorfin yang mengatur rasa sakit dan stres dan menyebabkan euforia.

3. Penting dalam interaksi sosial dan bonding

Dalam berinteraksi dengan manusia, tertawa berperan penting dalam mengatur percakapan pada manusia dan juga signifikan dalam memfasilitasi ikatan sosial antara kelompok individu. Dapat meningkatkan daya Tarik dan merupakan komponen penting dari kompetensi sosial.

4. Terlihat lebih menarik

Hasil penelitian mengunkapkan bahwa pria dengan selera humor yang baik lebih menarik. Dan priapun lebih tertarik pada wanita yang tertawa atas lelucon mereka. Memiliki rasa humor ini membuat Anda lebih nyaman berada di dalam situasi sosial, seperti pesta, yang memungkinkan Anda untuk memperluas lingkaran sosial Anda. Selain itu dalam sebuah wawancara kerja meningkatkan peluang Anda untuk bisa diterima.

5. Menurunkan stres dan kecemasan

Jika anda merasa stress dan cemas, sebaiknya tingkatkan rasa humor dan tawa anda. Humor digambarkan sebagai unsur ketahanan dan memungkinkan Anda meningkatkan kemampuan mengatasi dalam situasi sulit.

6. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh

Rasa humor dan tawa yang baik dapat mencegah stres yang mempengaruhi sistem kekebalan tubuh, sehingga dapat melindungi Anda dari penyakit. Perlu diketahui bahwa stres dapat menekan sistem kekebalan tubuh, meningkatkan risiko penyakit menular dan penyakit jantung. 

7. Ini bermanfaat bagi sistem pernapasan

Tahukah anda bahwa tertawa merupakan metode tercepat dan termudah dalam mengatur pernapasan. Mengapa? Karena dengan tertawa dapat menyebabkan peningkatan langsung dalam denyut jantung, laju pernapasan dan konsumsi oksigen.  Tawa berkepanjangan membersihkan paru dari residu udara dan menggantikannya dengan yang segar, udara yang kaya oksigen. Sehingga memungkinkan Anda untuk bernapas lebih dalam yang meningkatkan kesehatan pernapasan, terutama bagi mereka dengan penyakit pernapasan seperti asma.


Nah itulah beberapa manfaat dari tertawa bagi kesehatan maupun dalam kehidupan social. Semoga bermanfaat.

Pertolongan Pertama Ketika Terserang Asma

Pertolongan Pertama Ketika Terserang Asma
ilustrasi asma | photo viva.co.id(istock)
Jika anda penderita asma, atau ada salah satu keluarga, teman yang juga menderita penyakit tersebut, anda jangan panik ketika tiba-tiba terkena asma. Yang perlu anda lakukan adalah dengan mengikuti langkah-langkah pertolongan pertama ketika terserang asma.


Pada saat asma terjadi, saluran udara di dalam paru-paru bisa meradang dan tertutupi lendir sehingga sulit bagi seseorang untuk bernapas. Inhaler adalah obat yang selalu dibawah oleh penderita asma. Tetapi jika melupakan hal tersebut, lakukan langkah dibawah ini untuk pertolongan pertama ketika terserang asma seperti yang dilansir oleh viva.co.id.

1. Saat dada terasa sesak
Ketika anda mengalami dada terasa sesak, cobalah untuk duduk tegak, istirahat dan mencoba untuk rileks. Jangan membungkuk atau berbaring karena hal tersebut dapat membuat saluran pernapasan anda semakin menyempit.

2. Tarik napas panjang dan dalam
Cobalah menarik napas panjang dan dalam dengan cara tarik napas melalu hidung dan hembuskan melalui mulut. Hal ini untuk memperlambat pernapasan Anda ke bawah dan mencegah hiperventilasi atau keadaan napas yang berlebihan akibat kecemasan yang mungkin disertai dengan histeria atu serangan panik.

3. Jangan panik
Saat terserang asma usahakan jangan panik. Jika anda panik dapat membuat otot dada menjadi tegang dan sulit untuk bernapas. Mungkin akan sulit dilakukan, karena refleks pertama adalah panik, terutama jika tidak membawa inhaler. Namun sebaiknya cobalah untuk tetap tenang.

4. Hindari debu dan AC
Debu dan ruangan ber-AC dapat memicu asma, sehingga sebaiknya untuk menghindarinya.

5. Carilah bantuan darurat
Jika asma semakin parah dan napas terasa berat, batuk tidak berhenti meskipun Anda sudah melakukan hal-hal tersebut diatas, segera untuk ke rumah sakit.

6. Minuman hangat

Saat mengalami sesak cobalah mengonsumsi minuman hangat seperti kopi atau teh hangat. Hal ini bisa membuat saluran udara sedikit terbuka sekitar satu jam atau lebih. Sehingga dapat membantu pernapasan menjadi lancer.

Itulah pertolongan pertama yang dapat dilakukan ketika terkena serangan asma. Jika anda sering mengalami asma secara rutin, sebaiknya segera menghubungi dokter untuk memeriksa lebih lanjut. Semoga bermanfaat.