Tampilkan postingan dengan label kanker. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kanker. Tampilkan semua postingan

Anjing Dapat Mendeteksi Kanker Prostat Dengan Akurasi 90%

Anjing Dapat Mendeteksi Kanker Prostat Dengan Akurasi 90%
anjing (photo:viva)
Untuk mendeteksi sebuah penyakit, biasanya dokter menggunakan alat test berupa alat-alat teknologi. Namun baru-baru ini ada sebuah penelitian baru yang mengatakan bahwa anjing dapat mendeteksi sebuah penyakit kanker.

Studi tersebut dilakukan di Milan, Italia, yang menemukan bahwa anjing dapat mengetahui kanker prostat dengan hanya menggunakan indera penciumannya. Menurut peneliti, anjing yang dilatih bisa mengetahui kanker prostat dengan akurasi hingga 90 persen.

Seperti dilansir health liputan 6, penelitian ini dilakukan oleh Departemen Urologi-Humanitas Clinical and Research Centre dengan partisipan pria sebanyak 900 orang. Mereka menggunakan anjing untuk mengidentifikasi urin dari para partisipan tersebut. hebatnya, satu anjing dapat mengetahui kanker prostat dengan akurasi hampir 98,7 persen. Sedangkan anjing lain, akurasinya mencapai 97. 6 persen.

"40.000 kasus kanker prostat dilaporkan tiap tahun. Kami berusaha mengintervensi masalah tersebut," kata Claire Guest dari Medical Detection Dogs.

"Anjing memiliki kemampuan untuk mendeteksi kanker pada manusia. Sangat menarik karena tingkat keberhasilannya tinggi dalam mendeteksi kanker prostat," jelasnya.

Penelitan sebelumnya juga pernah dilakukan di Jerman Maret 2015, peneliti di Jerman menyatakan, anjing mampu melakukan hal tersebut.

9 Manfaat Luar Biasa Klorofil Bagi Kesehatan

9 Manfaat Luar Biasa Klorofil Bagi Kesehatan
klorofil (foto:evrimteorisi-info-gercekler.blogspot.com)
Klorofil atau zat hijau daun merupakan pigmen yang sangat penting bagi daun untuk proses fotosintesis. Namun klorofil tidak hanya berguna bagi tumbuhan, jika dikonsumsi oleh manusia, klorofil memiliki manfaat bagi tubuh yang luar biasa.

Seperti dilansir merdeka.com dibawah ini adalah manfaat luar biasa klorofil bagi kesehatan

Menyehatkan darah

Inti molekul dari klorofil adalah magnesium yang mana ketika masuk ke dalam tubuh akan berubah menjadi zat besi. Perlu diketahui bahwa zat besi diperlukan untuk menyehatkan darah serta jaringan tubuh. Selain itu klorofil juga penting untuk meningkatkan produksi sel darah merah.

Kaya akan zat antioksidan

Dalam klorofil terkandung zat antioksidan yang sangat tinggi yang mampu untuk menghilangkan karsinogen dan zat beracun lainnya di dalam tubuh.

Mencegah infeksi

Klorofil bersifat antiseptik yang kuat yang artinya mampu membunuh bakteri berbahaya dalam tubuh. Klorofil juga dapat membantu pembekuan darah serta penyembuhan luka sehingga mampu mencegah penyebaran infeksi.


Mencegah batu ginjal

Klorofil mengandung vitamin K senyawa yang penting dalam urin yang mampu mengurangi pertumbuhan kristal kalsium oksalat atau batu ginjal.

Menjaga kesehatan pencernaan

Kandungan zat hijau pada klorofik dapat membantu membersihkan usus dan menghilangkan ketegangan usus. Hal ini dapat membersihkan pencernaan dari zat-zat berbahaya yang tertinggal.

Menghilangkan bau mulut

Sifat anti bakteri dalam klorofil mampu membantu menghilangkan bau mulut yang disebabkan oleh bakteri di dalam mulut.

Mengurangi sakit karena pankreatitis

Klorofil jika disuntikkan intravena membantu mengurangi rasa sakit dan gejala lain yang berhubungan dengan pankreatitis.

Membantu menurunkan berat badan

Klorofil ternyata juga dapat membantu dalam mengendalikan nafsu makan. Selain itu juga dapat menjaga kadar gula darah stabil. Kedua proses tersebut dapat membantu dalam penurunan berat badan.

Mencegah Kanker

Zat beracun pada kanker yang disebut karsinogen bertanggung jawab atas kerusakan gen. Zat klorofilin yang ada di dalam klorofil berfungsi untuk mengurangi karsinogen tersebut sehingga mampu membantu proses penyembuhan pasien kanker.

Anda dapat dengan mudah menemukan klorofil karena zat ini terkandung dalam sayurang. Agar zat tersebut tetap utuh sebaiknya perhatikan cara pengolahan sayuran. Hindari memasak sayuran terlalu matang atau dengan campuran bahan kimia lain.

Bahaya Dibalik Penggunaan Minyak Bekas Secara Berulang-ulang

Bahaya Dibalik Penggunaan Minyak Bekas Secara Berulang-ulang
Minyak goreng (foto:wallpaper777.com)
Rata-rata ibu rumah tangga, menggunakan kembali minyak bekas hasil gorengan, untuk digunakan kembali. Padahal sebenarnya penggunaan minyak bekas yang berulang-ulang dapat merugikan kesehatan.


Tidak hanya pada ibu rumah tangga, penjual gorengan di pasaran juga menggunakan minyak bekas secara berulang-ulang. Untuk mengetahui apa saja risiko dari penggunaan minyak bekas, yuk kita simak ulasannya dibawah ini.

Seperti dilansir Viva.co.id, ketika menanyakan masalah ini kepada Nina Amelia, dokter dari laman Meetdoctor dan menurutnya penggunaan minyak bekas secara berulang-ulang bisa membahayakan kesehatan. Sebab ketika minyak bekas dipanaskan kembali, akan membentuk senyawa radikal bebas, yang mampu mencemari tubuh. Senyawa ini juga memicu risiko terkena kanker, stroke, serangan jantung, parkinson, hingga alzhaimer.


Namun kebiasaan ini sangat sulit dihindari, karena sudah berjalan bertahun-tahun. Namun dengan sedikit informasi ini dapat membantu anda mengetahui bahaya penggunaan minyak goreng secara berulang-ulang. 

5 Suplemen Alami Cegah Pertumbuhan Sel Kanker

5 Suplemen Alami Cegah Pertumbuhan Sel Kanker
ilustrasi berjemur | photo:healthkompas
Kanker merupakan salah satu penyakit yang menakutkan. Penyakit ini juga telah banyak memakan korban. Banyak penyebab dari pertumbuhan sel kanker dalam tubuh, namun untuk mencegah hal itu terjadi sebaiknya kita melakukan pencegahan sejak dini. Salah satunya adalah dengan mengonsumsi suplemen yang dapat mencegah pertumbuhan sel kanker. 


Seperti dilansir Life Viva berikut 5 suplemen yang dapat membantu tubuh mencegah pertumbuhan sel-sel kanker.

Vitamin D

Vitamin D dikenal dengan manfaatnya yang baik untuk tulang dan gigi. Namun tidak hanya itu sebuah penelitian menunjukkan bahwa asupan vitamin D dalam jumlah yang cukup untuk tubuh dapat mencegah datangnya kanker payudara, rahim, pankreas, dan kanker-kanker lainnya. Anda dapat dengan mudah untuk mendapatkan asupan vitamin D, hanya dengan berjemur dibawah sinar matahari pagi.

Vitamin B

VItamin B terdiri dari beberapa bagian dan salah satunya adalah vitamin B6 dan B9. Vitamin B6 dan B9 telah terbukti dapat menyembuhkan kanker usus besar. Untuk mendapatkan asupan multivitamin B anda dapat mengonsumsi makanan alami seperti susu, telur, ikan, dan keju.

Teh Hijau

Teh hijau ternyata juga dapat mencegah pertumbuhan sel kanker, ini dibuktikan pada sebuah penelitian di China. Teh mengandung antioksidan yang dapat mencegah pertumbuhan zat-zat buruk yang ada dalam tubuh.

Bawang Putih

Bumbu dapur yang satu ini juga merupakan salah satu pembasmi sel kanker. Bawang putih dapat memperkecil risiko terkena kanker payurada, usus, sampai kanker pankreas. Penelitian tentang manfaat bawang putih mencegah kanker masih terus dipelajari untuk mengetahui sejauh mana kinerja bawang putih.

Minyak Ikan

Minyak ikan jika dikonsumsi secara rutin dapat membuat anda terhindar dari kanker. Tidak hanya itu, dalam minyak ikan terdapat kandungan baik yang juga bisa bermanfaat untuk mengobati penyakit jantung dan mencegah gejala depresi.


Itulah 5 suplemen yang dapat dikonsumsi untuk mencegah pertumbuhan sel-sel kanker. Semoga bermanfaat.

Merokok Salah Satu Penyebab Kanker Mulut

Merokok Salah Satu Penyebab Kanker Mulut
Penelitian terbaru menunjukan bahwa merokok dapat menyebabkan kanker mulut. Hal inilah yang membuat pemerintah memasang gambar kanker mulut pada pembungkus rokok. Tidak hanya itu rokok dapat memicu masalah penyakit lainnya seperti jantung dan paru-paru.


Seperti yang dilansir oleh Vivalife, studi yang dilakukan di Inggris dengan hasilnya lebih dari 6.700 orang didiagnosa mengidap kanker mulut pada tahun lalu. Kampanye amal yang dilakukan oleh Mouth Cancer Action Month ini berusaha untuk mendorong tindakan melalui deteksi dini dan pencegahan.

Banyak dari mereka yang tidak menyadari akan penyakit kanker mulut, Mr Cascarini menyoroti indikator utama dari penyakit ini, seperti dilansir laman Female First. 

Gejala umum kanker mulut adalah penyakit maag atau benjolan yang tidak hilang pada mulut. Hal ini mungkin saja tidak terlalu menyakitkan dan benjolan tersebut dapat timbul di mana saja pada area mulut seperti lidah, pipi, atau dasar mulut. 


Apabila gejala benjolan tersebut berlangsung lebih dari dua minggu, sebaiknya lakukan pengecekkan ke dokter spesialis mulut. Jika kanker pada tulang, indikatornya gigi akan terasa goyang. Walaupun gejala ini jarang terjadi tetapi sebaiknya perlu anda ketahui.

Golongan Darah Pengaruhi Risiko Kanker Prostat

Golongan Darah Pengaruhi Risiko Kanker Prostat
kanker prostat | photo:meetdoctor
Kanker prostat adalah penyakit yang umumnya menyerang kaum pria. Telah terjadi 28 ribu kasus kematian di Amerika Serikat, akibat penyakit ini sejak tahun 2010. Hal inilah yang membuat para peneliti melakukan penelitian untuk mengetahui penyebab umumnya.


Gejala kanker prostat ini seperti sulit dan nyeri saat buang air kecil, ada darah di dalam urin dan air mani, nyeri pinggul, atau panggul dan ejakulasi yang menyakitkan.

Seperti dilansir Vivalife, dari hasil penelitian, ditemukan bahwa kanker prostat ternyata memiliki keterkaitan dengan golongan darah seseorang.

Penelitian oleh Tokyo Medical University di Jepang mengemukakan bahwa pria dengan golongan darah O, memiliki risiko lebih kecil terhadap kanker prostat dari pada mereka yang memiliki golongan darah A. Dari penelitian tersebut, tim mencatat bahwa variasi golongan darah tidak hanya berhubungan dengan risiko pengembangan kanker prostat, tetapi juga tingkat kekambuhannya. Tercatat bahwa pria dengan golongan darah O, 35 persen lebih kecil kemungkinannya untuk mengalami kekambuhan kanker prostat, dibanding pria yang bergolongan darah A.

"Untuk pertama kalinya, ada penelitian yang menunjukkan bahwa kanker prostat kambuh berdasarkan golongan darah," kata Yoshio Ohno, peneliti dari Tokyo Medical University.


Belum diketahui antara keterkaitan golongan darah dengan risiko kanker prostat. Namun dengan adanya hasil temuan ini dapat menjadikan pendekatan dalam melakukan pengobatan.

Cara Mudah Cegah Kanker Payudara

Cara Mudah Cegah Kanker Payudara
photo:radaronline
Dalam catatan Menteri Kesehatan RI setiap tahunnya ditemukan 100 ribuan kasus baru kanker payudara pada masyarakat Indonesia. Hal ini merupakan jumlah yang banyak. Untuk mengurangi jumlah tersebut menurut menteri kesehatan, kanker payudara dapat dicegah dan dideteksi sedini mungkin sebelum menjadi kanker ganas yang mematikan.


Langkah-langkah untuk mencegah kanker payudara adalah dengan menerapkan pola gaya hidup sehat seperti yang dilansir health liputan 6 :

1. Berat Badan
jagalah berat badan anda agar tetap ideal. Presiden dan pendiri Ralph Lauren Center for Cancer and Prevention di New York, Harold Freeman, M.D mengatakan bahwa berat badan yang berlebih meningkatkan risiko terkena penyakit kanker payudara.

2. Olah Raga
Gunakanlah waktu kosong anda selama 45 sampai 60 menit setiap hari untuk berolahraga. Olah raga secara teratur dapat membantu mencegah penyakit dengan meningkatkan fungsi kekebalan tubuh, menangkal obesitas, dan menurunkan kadar estrogen dan insulin.

3. Kurangi konsumsi alkohol
hasil penelitian menunjukkan bahwa minum dua gelas alkohol per hari dapat meningkatkan kanker payudara sekitar 21 persen. Lebih baik makan buah anggur dari pada minuman anggur kemasan. Karena terdapat kandunga resveratrol yang ditemukan dalam kulit anggur yang mampu membantu mengurangi kadar estrogen sehingga dapat mengurangi risiko kanker payudara.

4. Perbanyak makan sayuran
Biasakanlah mengonsumsi sayuran hijau seperti brokoli dan kale. Sayuran tersebut dapat mecegah perkembangan sel-sel kanker.

5. Sejarah Keluarga
Faktor sejarah keluarga juga berpengaruh terhadap anggota keluarga lain. Sekitar 15 persen kasus kanker payudara disebabkan karena diturunkan oleh keluarga," terang Freeman. Untuk mencegahnya lakukanlah pola gaya hidup sehat dan pengecekan payudara rutin.

6. Cek payudara rutin
Mulai usia 20 tahun sebaiknya perempuan wajib melakukan pemeriksaan payudara sendiri untuk mencegah ada tidaknya benjolan pada payudara. Selain itu, juga lakukan USG tiga tahun sekali untuk mengetahui secara pasti ada tidaknya potensi kanker. Setelah di atas 40 tahun baru boleh lakukan pemeriksaan dengan mamogram. Hal ini dijelaskan oleh menteri kesehatan RI.


Itulah 6 langkah sederhana untuk mencegah kanker payudara. Semoga bermanfaat.

Kurang Sinar Matahari Picu Kanker Dan Serangan Jantung

Kurang Sinar Matahari Picu Kanker Dan Serangan Jantung
Kurang Terkena Sinar Matahari Dapat Memicu Kanker Dan Serangan Jantung. Anda yang bekerja dan menghabiskan waktu didalam ruangan, luangkanlah sedikit waktu untuk mendapatkan sinar matahari. Penelitian yang dilakukan oleh Cambridge university menunjukan bahwa kurangnya terkena sinar matahari dapat menyebabkan risiko penyakit kanker dan serangan jantung.


Seperti yang dilansir life viva penelitian itu mencari keterkaitan antara vitamin D alami yang disediakan matahari dengan risiko kerapuhan tulang, penyakit jantung, kanker dan diabetes. Dari hasil penelitian tersebut ditemukan rata-rata satu dari sepuluh pria dan wanita usia 40 dan 80 tahun, kekurangan vitamin D karena terlalu banyak menghabiskan waktu dalam ruangan. 

Diketahui bahwa vitamin D mempunyai peran penting sebagai katalis dalam proses kimia tubuh yang dapat meningkatkan imunitas untuk melawan penyakit kronis.

Penelitian tersebut dilakukan pada 14.641 pria dan wanita dengan kisaran usia 42 hingga 82 tahun. Penelitian dilakukan tahun 1997 dan dipublikasikan baru-baru ini. Hasilnya 9 persen partisipan pria dan 13 persen partisipan wanita, kekurangan vitamin D. Hasil wawancara lebih lanjut, diketahui bahwa mereka yang kekurangan vitamin D lebih banyak menghabiskan waktu dalam ruangan dan hanya sedikit waktu di luar ruangan yang artinya kurang mendapat paparan sinar matahari, dan kebanyakan aktivitas mereka di luar ruangan hanya pada malam hari. 

Sumber vitamin D terbesar berasal dari sinar matahari. Untuk jenis makanan dapat dari ikan salmon, makarel serta susu. Idealnya jumlah vitamin D dalam darah adalah sekitar 50 – 90 nanomol per liter. Jika angka tersebut kurang maka seseorang dikatakan kekurangan vitamin D. 


Disarankan untuk orang dewasa setidaknya menghabiskan satu jam di bawah sinar matahari pagi antara pukul 7-8 pagi dan mengonsumsi makanan kaya vitamin D, seperti ikan tuna dan salmon sebanyak 2 hingga 3 kali seminggu dengan cara tersebut dapat mencukupi asupan vitamin D dalam tubuh anda.

5 Tips Mencegah Risiko Kanker Prostat

5 Tips Mencegah Risiko Kanker Prostat
5 Tips Mencegah Risiko Penyakit Kanker Prostat. Para pria memiliki kelenjar kecil yang bernama Prostat. Kelenjar kecil tersebut berada dekat kandung kemih. Kelenjar tersebut bisa menjadi berbahaya yang biasa dikenal dengan sebutan kanker prostat. Namun untuk mencegah terjadinya penyakit kanker prostat, kita dapat melakukan beberapa tips perubahan gaya hidup. 


Berikut adalah tips gaya hidup yang dapat kita lakukan untuk menjaga kesehatan prostat sehingga dapat mencegah kanker prostat seperti dilansir Health Liputan 6.

1. Menu makanan sehat

Ubah pola makan anda dengan makanan yang sehat dan seimbang. Banyak mengonsumsi buah-buahan, sayuran, dan makanan yang mengandung protein. Cobalah memilih sayuran yang berwarna merah, karena sayuran tersebut mengandung lycopene yang merupakan antikarsinogenik.
Hindari juga mengonsumsi daging merah terlalu banyak. Dan konsumsilah daging ikan sebagai pengganti daging untuk asupan protein.

Selain itu kacang kedelai juga baik untuk dikonsumsi karena dapat menjaga prostat tetap sehat. Anda dapat menemukan olahan kedelai dalam bentuk tahu tofu, susu kedelai, tepung dan kacang kedelai.

2. Olah Raga

Berolah raga secara rutin merupakan hal terpenting untuk menjaga kesehatan prostat. Bagi orang gemuk, perkecillah ukuran tubuh dengan diet sehat dan berolah raga. Cobalah untuk melakukan latihan kegel setiap hari, yang dapat mengencangkan otot-otot di sekitar alat reproduksi.

3. Hindari merokok dan minum alkohol

Sebaiknya hindari alkohol dan rokok, karena dapat merugikan kesehatan dan dapat memicu risiko sejumlah jenis kanker lainnya.

4. Batasi konsumsi gula dan garam berlebih

Batasilah makanan dengan mengurangi garam dan gula berlebih. Atau dapat dengan memilih makanan rendah sodium. Hindari makanan yang diawetkan atau cepat saji karena memiliki kandungan sodium sangat tinggi.

Untuk mengurangi asupan gula, hindarilah minuman manis seperti minuman dalam kemasan dan minuman ringan, serta minuman yang bersoda.

5. Konsultasi dokter

Sempatkanlah waktu anda untuk melakukan pengecekan prostat ke pada dokter ahli. Sehingga dapat dengan mudah diketahui gejala dan risiko terkena kanker prostat. Begi mereka yang telah memasuki usia 50 tahun, sebaiknya melakukan pemeriksaan dubur setahun sekali.


Itulah beberapa tips yang dapat anda lakukan untuk mencegah terjadinya risiko terkena kanker prostat. Semoga bermanfaat.

5 Penyebab Penyakit Kanker Paru Selain Merokok

5 Penyebab Penyakit Kanker Selain Merokok

5 Penyebab Penyakit Kanker Paru Bagi Bukan Perokok. Banyak orang telah mengetahui bahwa merokok dapat merugikan kesehatan mereka, namun banyak juga yang mengabaikannya. Rokok adalah salah satu penyebab kanker paru. Namun tidak semua kasus penyakit kanker paru dialami oleh perokok.

Mereka yang bukan perokok aktif dapat terkena kanker paru karena berbagai faktor seperti dikutip dari health detik berikut beberapa faktor tersebut :

1. Perokok Pasif

Mereka yang bukan perokok aktif juga dapat terkena kanker paru-paru. Hal ini disebabkan mereka menghirup asap rokok yang dihembuskan seorang perokok. Mereka dapat memiliki peningkatan risiko 24 persen lebih besar mengidap kanker paru bila dibandingkan dengan orang yang tinggal pada lingkungan bebas asap rokok.




2. Gas Radon

ini adalah gas alami yang terbentuk ketika kandungan uranium mulai membusuk. Hampir sekitar 12 persen dari kasus kanker paru yang terjadi di Amerika diperikirakan akibat gas radon. Gas radon yang berasal dari kandungan uranium di dalam tanah dapat merambat melalui tanah dan memasuki rumah melalui lubang atau celah. Gas ini tidak berwarna dan tidak berbau sehingga untuk mendeteksi gas ini diperlukan alat khusus.

3. Asbestos

Asbestot atau asbes adalah serat mineral silica. Asbes biasanya digunakan untuk bahan bangunan. Biasa digunakan sebagai bahan insulasi panas maupun suara. Namun, bahan mikroskopis asbes dapat terhirup sehingga menyebabkan kanker paru dan kanker lain yang bernama mesothelioma. Karena berbahaya bagi kesehatan di Amerika penggunaannya sudah dilarang.

4. Keturunan

Ini merupakan faktor genetik terkena penyakit kanker paru. Mereka yang bukan perokok dapat berisiko terkena kanker paru apabila ada kerabat yang sudah terkena penyakit ini sebelumnya.

5. Polusi Udara

Polusi udara sudah tidak dapat dihindari lagi mulai dari kendaraan, industri, dan pembangkit listrik. Menurut peneliti polusi udara tersebu dapat meningkatkan kemungkinan terkena kanker paru-paru.

itulah beberapa faktor terkena kanker paru bagi mereka yang bukan perokok. Semoga bermanfaat

Orang gemuk dapat berisiko 10 jenis Kanker ini

Orang gemuk dapat berisiko 10 jenis Kanker ini
Orang gemuk dapat berisiko 10 jenis Kanker ini. Kegemukan biasa beresiko penyakit jantung, namun selain itu menurut penelitian orang gemuk dapat juga berisiko terkena kanker. Seperti yang dilansir healt detik 10 jenis kanker bisa menjadi risiko bagi mereka yang memiliki berat badan yang berlebihan. Ini merupakan hasil studi yang dilakukan oleh para ilmuwan dari London School of Hygiene and Tropical Medicine dengan mengumpulkan data lima juta orang yang tinggal di Inggris.


Para peneliti melakukan penelitian kepada mereka selama tujuh tahun dengan memantau perubahan pada kesehatan. Dan hasilnya, setiap kelebihan berat badan rata-rata 13-16 kg berisiko lebih besar terserang  6 jenis kanker seperti kanker rahim, empedu, ginjal, serviks, tiroid dan leukemia, namun besar risiko kanker tersebut bervariasi tergantung pada jenis tumor.

Selain itu mereka yang memiliki indeks massa tubuh yang tinggi dihitung berdasarkan berat badan dan tinggi badan juga lebih berisiko terserang  4 jenis kanker lainnya seperti  kanker hati, usus, ovarium dan kanker payudara pasca-menopause.  Namun para peneliti mengatakan meskipun kegemukan dikaitkan dengan pertumbuhan kanker yang paling umum, beberapa juga tidak menunjukkan hubungan sama sekali. "Ada banyak variasi dalam efek indeks massa tubuh pada kanker yang berbeda. Sebagai contoh, risiko kanker rahim meningkat secara substansial pada indeks massa tubuh yang lebih tinggi. Sementara untuk kanker lain kita melihat peningkatan lebih sederhana dalam risiko atau tidak berpengaruh sama sekali," ungkap Dr Krishnan Bhaskaran, yang memimpin penelitian ini.

Peneliti Tom Stansfeld, dari Cancer Research UK, juga menambahkan bahwa meskipun hubungan antara kanker dan obesitas bisa dibilang masih kompleks, jelas bahwa kelebihan berat badan dapat meningkatkan risiko seseorang untuk terkena kanker.


Untuk mencegah hal tersebut terjadi sebaiknya menjaga berat badan dengan melalui pola makan sehat, diet seimbang dan berolahraga secara teratur. Semoga bermanfaat

Pengertian Kanker Pankreas, Penyebab, Gejala dan Pengobatan

Pengertian Kanker Pankreas, Penyebab, Gejala dan Pengobatan
Pengertian penyakit pankreas, penyebab, gejala dan pengobatan. Kanker pankreas adalah neoplasma yang terjadi pada kelenjar pankreas. Pankreas sendiri adalah salah satu organ penting dalam tubuh yang membantu sistem pencernaan. Fungsi pankreas adalah menghasilkan enzim pencernaan atau fungsi eksokrin serta menghasilkan beberapa hormon atau fungsi endokri. Pankreas terletak pada kuadran kiri atas abdomen atau perut dan bagian kepalanya menempel pada organ duodenum.

Kanker pankreas terjadi akibat tumbuhnya sel-sel kanker di dalam pankreas dan pada umumnya kanker pankreas berawal dari sel-sel eksokrin. Sel-sel tersebut mengembangkan mutasi genetik. Mutasi ini menyebabkan sel tumbuh tak terkendali dan terus hidup setelah sel normal akan mati. Sel-sel ini terakumulasi hingga membentuk tumor.

Penyebab

Belum diketahui pasti penyebab dari penyakit ini, namun ada faktor-faktor tertentu yang kemungkinan besar terkena kanker pankreas. Faktor-faktor tersebut adalah merokok, diabetes, Faktor genetik yaitu jika memiliki anggota keluarga penderita kanker pancreas dan pancreatitis yaitu radang/infeksi pada pankreas. Selain itu obesitas atau kelebihan berat badan juga merupakan salah satu faktor penyebab pancreas.

Gejala

Gejala kanker pankreas sulit diketahui karena awalnya tanpa gejala dan baru diketahui setelah berada di stadium lanjut yang sulit untuk disembuhkan lagi.  Hal ini karena pankreas terletak di belakang organ tubuh lain. Gejala awal yang dapat terlihat adalah hilangnya berat badan dan rasa sakit pada perut bagian atas atau tengah merupakan gejala yang datang belakanga.

Selanjutnya gejala lain yang mungkin timbul adalah gangguan pencernaan, pembengkakan dan gerakan usus yang berminyak dapat terjadi bila petumbuhan kanker menghalangi saluran pankreas sehingga enzim pencernaan tidak dapat disalurkan ke dalam saluran usus dan sakit kuning apabila adanya tumor yang menghalangi saluran empedu.



Gejala umumnya adalah :
  1. Nyeri di perut bagian atas yang menyebar ke sakit punggung
  2. Warna kulit dan bagian putih mata yang menguning
  3. Kehilangan nafsu makan
  4. Penurunan berat badan
  5. Pembekuan darah
  6. Depresi
Diagnosis

Karena gejala-gejala kanker pankreas awalnya sulit terdeteksi, sehingga sulit untuk mendiagnosis. Selain itu juga dari pengamatan fisik serta hasil tes darah seringkali normal. Namun untuk mengantisipasi dapat melakukan pemeriksaan untuk mendiagnosis kanker pankreas seperti berikut:
  1. Pemeriksaan fisik lengkap
  2. Pemeriksaan x-ray
  3. CT Scan
  4. Endoscopic retrograde cholangiopancreatography (ERCP)
  5. Endoscopic ultrasound (EUS)
  6. Percutaneous transhepatic cholangiography (PTC)
  7. Biopsi

Pengobatan

Pengobatan yang dilakukan tergantung pada stadium kanker. Kanker pankreas yang didiagnosa pada tahap dini dapat diobati dan disembuhkan melalui pembedahan. Setelah itu dilakukan pengobatan lanjutan, atau adjuvant therapy, sangat umum direkomendasikan. Terapi ini meliputi kemoterapi dan radioterapi.
Jika terdiagnosa dalam stadium lanjut dan parah hanya dapat dilakukan pengobatan radioterapi, kemoterapi atau kombinasi keduanya guna menyusutkan kanker yang ada, meredakan gejala, dan memperpanjang hidup. Sulitnya mengenali gejala kanker pankreas, membuat penyakit ini terdiagnosa pada stadium lanjut, atau sudah parah.

Terapi radiasi ditujukan untuk menghancurkan sel-sel kanker dan menghentikan pertumbuhannya. Radiasi biasa diberikan 5 hari setiap minggu untuk 5 sampai 6 minggu. Sedangkan kemoterapi untuk membantu membunuh kanker dengan menggunakan obat-obatan.

Pencegahan

Untuk mencegah terkena kanker pankreas , sebaiknya mulai berhenti merokok, jaga kondisi tubuh tetap ideal yaitu berat badan yang ideal, rutin berolahraga dan atur pola makan yang sehat. 

Komplikasi

Penderita kanker pankreas dapat menimbulkan berbagai komplikasi penyakit lain seperti penyakit kuning (jaundice), Rasa sakit yang parah di bagian perut, rusaknya organ usus dan penurunan berat badan yang drastis

Itulah penjelasan singkat mengenai pengertian kanker pankreas, gejala, penyebab, pencegahan dan pengobatannya.

Semoga bermanfaat.

Sumber referensi :
http://www.parkwaycancercentre.com/id/informasi-kanker/jenis-kanker/apa-itu-kanker-pankreas/ diakses tanggal 19 juli 2014
http://prodia.co.id/penyakit-dan-diagnosa/kanker-pankreas diakses tanggal 19 juli 2014
http://id.wikipedia.org/wiki/Pankreas diakses tanggal 19 juli 2014