Tampilkan postingan dengan label kulit. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kulit. Tampilkan semua postingan

Pengertian Penyakit Lyme, Penyebab, Gejala dan Pengobatan

Pengertian Penyakit Lyme, Penyebab, Gejala dan Pengobatan
Erythema migrans (photo:wikipedia)
Penyakit Lyme adalah penyakit peradangan akut yang ditandai dengan perubahan kulit, peradangan sendi, dan gejala yang menyerupai flu. Penyakit ini termaksud salah satu jenis penyakit menular pada manusia dan hewan dengan perantara (vektor) berupa kutu. Nama Lyme diambil dari kata Old Lyme, suatu kota di Connecticut dimana penyakit ini pertama kali ditemukan.

Penyebab dan penularan

Penyakit ini disebabkan oleh Borrelia burgdoferi, bakteri dari golongan Spirochetes, dan disebarkan secara luas oleh kutu Ixodes scapularis. Kutu tersebut umumnya menghisap darah hewan seperti burung, hewan peliharaan, hewan liar, dan juga manusia.

Beberapa kasus penularan di beberapa benua :

Amerika

Penyakit Lyme tidak hanya ditularkan oleh kutu Ixodes scapularis, tetapi juga oleh tikus dan kutu Ixodes paficius.

Eropa

Di Eropa terdapat pesies Borrelia lainnya yaitu B. garinii yang juga mampu menyebabkan penyakit dengan gejala yang mirip seperti penyakit Lyme. Penularan penyakit tersebut di daerah Eropa dilakukan dengan vektor berupa kutu I. ricinus.

Asia

Penyakit Lyme disebabkan oleh B. afzelii melalui perantaraan I. persulcatus. Secara keseluruhan dapat dikatakan bahwa distribusi penyakit ini sangat luas dan ditransmisikan ke manusia via golongan Borrelia dan berbagai jenis kutu yang berbeda spesiesnya, tergantung pada wilayah masing-masing.

Gejala

Gejala utama penyakit lyme adalah sakit kepala, sakit punggung, dingin, dan kelelahan. Biasanya muncul bintik merah yang lebar disekitar gigitan kutu yang disebut erythema migrans.

Gejala pada penyakit Lyme kronis ditandai dengan artritis dan gangguan neurologis seperti kelumpuhan, kelemahan pada beberapa bagian anggota badan, serta dapat terjadi kerusakan jantung. Dan jika tidak ditangani, sel B. burgdorferi dapat dapat menginfeksi sistem saraf pusat dan dorman hingga terjadi gejala klinis lainnya yang meliputi gangguan penglihatan, kejang, dan kelumpuhan wajah.

Radang sendi

Setelah beberapa bulan B. infeksi burgdorferi, sedikit lebih dari separuh orang tidak diobati dengan antibiotik mengembangkan serangan berulang dari nyeri sendi dan bengkak yang berlangsung beberapa hari hingga beberapa bulan. Arthritis dapat beralih dari satu sendi yang lain. Lutut adalah yang paling sering terkena. Sekitar 10 sampai 20 persen orang yang tidak diobati akan terus mengembangkan arthritis kronis (jangka panjang).

Neurologis

Penyakit Lyme juga dapat mempengaruhi sistem saraf, menyebabkan gejala seperti;

  1. Kaku leher dan sakit kepala parah (meningitis)
  2. Sementara kelumpuhan otot wajah (Bell palsy)
  3. Mati rasa, nyeri, atau kelemahan pada anggota gerak
  4. Miskin gerakan otot

Perubahan yang lebih halus seperti kehilangan memori, kesulitan berkonsentrasi, dan perubahan suasana hati atau kebiasaan tidur juga telah dikaitkan dengan penyakit Lyme.

Masalah sistem saraf biasanya mengembangkan beberapa minggu, bulan, atau bahkan tahun setelah infeksi diobati. Gejala ini sering berlangsung selama beberapa minggu atau bulan dan dapat kembali.
Kurang umum, orang tidak diobati dapat mengembangkan masalah lain minggu, bulan, atau bahkan bertahun-tahun setelah infeksi.

Masalah Jantung

Kurang dari 1 dari 10 orang dengan penyakit Lyme mengembangkan masalah jantung, seperti detak jantung tidak teratur, yang dapat dimulai dengan pusing atau sesak napas.

Gejala lain

Kurang umum, penyakit Lyme dapat mengakibatkan radang mata, hepatitis (penyakit hati), dan kelelahan yang parah, meskipun tidak ada masalah ini mungkin muncul tanpa gejala lain penyakit Lyme yang hadir.

Sebagian gejala penyakit Lyme mirip dengan penyakit sifilis, namun penyakit Lyme tidak ditularkan melalui hubungan seks atau kontak fisik lainnya. Penelitian menunjukkan bahwa sebagian B. burgdorferi ikut keluar melalui urin dan penularan pada hewan diduga banyak terjadi melalui urin yang terinfeksi.

Pengobatan dan Pencegahan

Untuk mencegah gigitan kutu pada kulit dan dari pakaian, dapat digunakan senyawa penangkal kutu berupa dietil-m-toluamida (DEET). Vaksin untuk penyakit Lyme juga telah dikembangkan dan terutama diperuntukkan untuk hewan. Untuk mengobati infeksi penyakit ini, dapat digunakan doksisiklin (senyawa turunan tetrasiklin), atau amoksisilin (antibiotik beta-laktam) selama 20-30 hari. Apabila penyakit telah memasuki fase kronis maka dapat digunakan penisilin atau ceftriaxone dalam dosis tinggi yang disertai dengan probenicid, senyawa kimia yang dapat mempertahankan serum antibiotik di dalam tubuh hingga 30 hari.

Sumber referensi:
https://id.wikipedia.org/wiki/Penyakit_Lyme diakses tanggal 6 september 2015
http://www.news-medical.net/health/Lyme-Disease-Symptoms-(Indonesian).aspx diakses tanggal 6 september 2015
http://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20150630111627-255-63239/kisah-perjuangan-avril-lavigne-melawan-penyakit-lyme/ diakses tanggal 6 september 2015

10 Jenis Penyakit Kulit Yang Berbahaya

10 Jenis Penyakit Kulit Yang Berbahaya
Tungiasis
Kulit merupakan bagian terluar dari tubuh manusia yang melindungi organ-organ penting tubuh. Kulit juga dapat mengalami beberapa jenis penyakit. Ada yang tidak berbahaya dan ada pula yang sangat berbahaya. Bahkan beberapa penyakit kulit yang berbahaya dapat menyebabkan kematian.

Jenis-jenis penyakit kulit sangat banyak, namun dibawah ini adalah beberapa jenis penyakit kulit yang sangat berbahaya. Untuk menambah pengetahuan kita mengenai jenis-jenis penyakit kulit yang berbahaya, yuk kita simak dibawah ini:

1. Tungiasis

Jenis penyakit kulit ini menyerang bagian kaki dan tergolong jenis yang berbahaya. Tungiasis disebabkan oleh kutu yang membuat lubang di dalam kulit dan kemudian bertelur. Gejala yang ditimbulkan penyakit tungiasis ini adalah rasa gatal, panas seperti terbakar, dan rasa nyeri di daerah yang terinfeksi. Penyakit ini jika tidak mendapatkan perawatan dapat menyebabkan tetanus, kehilangan kuku, bahkan dapat kehilangan jari.

2. Pediculosis

Pediculosis juga disebabkan oleh kutu. Namun kutu penyakit pediculosis ini hidup di kulit yang ditumbuhi rambut. Gejala dan tanda yang ditimbulkan adalah adanya perubahan warna dan terjadinya penebalan pada kulit. Jika tidak segera diobati dapat menyebabkan infeksi dan luka yang terbuka.

3. Shingles

Shingles atau biasa disebut juga herpes zoster merupakan jenis penyakit kulit yang menyerang anak-anak. Namun, penyakit ini tidak menutup kemungkinan juga menyerang orang dewasa. Gejala yang ditimbulkan adalah adanya rasa seperti tertusuk pada kulit, penderita sering mengalami demam, sakit kepala, dan kesemutan. Penyakit ini dapat menimbulkan ruam pada kulit yang berupa titik-titik merah yang lama kelamaan akan membesar dan akhirnya menjadi koreng dan lecet.

4. Lichen Planus

Penyakit kulit lichen planus tidak hanya menyerang kulit namun juga mempengaruhi selaput lendir. Penyakit lichen planus biasanya menyerang mulut dan lidah. Gejala dan tanda penyakit ini adalah adanya ruam kecil dan bersisik pada daerah yang terinfeksi, lalu ruam itu akan memanjang di dalam mulut, lidah, hingga bagian dalam pipi.

5. Pemphigus Vulgaris

Pemphigus vulgaris merupakan jenis penyakit kulit yang menyebabkan ruam. Penyakit ini biasanya menyerang orang yang telah berusia empat puluh tahun. Gejala yang ditimbulkan dapat menyebabkan kulit dibagian mulut melepuh. Penyakit ini juga dapat menyebabkan kematian jika tidak segera mendapatkan perawatan.

6. Stevens-Johnson Syndrome

Penyakit ini juga menyebabkan ruam pada kulit dan biasanya hanya menyerang pria yang berusia antara 20 hingga 40 tahun. Ruam yang terjadi akibat penyakit ini akan mempengaruhi selaput lender. Sebaiknya segera dilakukan perawatan rutin jika terkena penyakit ini, karena penyakit ini juga dapat menyebabkan kematian.

7. Toxic Epidermal Necrolysis

Ini merupakan jenis penyakit kulit yang paling berbahaya. Gejala yang ditimbulkan adalah kelelahan, demam, nyeri otot dan sendi, batuk, dan juga pilek. Jika tidak diobati kulit yang terserang akan menjadi lembut dan lama kelamaan dapat menyebabkan kematian.

8. Basal Cell Carcinoma

Basal cell carcinoma (karsinoma sel basal) merupakan penyakit kanker kulit. Penyakit ini dapat dicegah dengan dengan menggunakan tabir surya untuk melindungi kulit jika melakukan aktivitas di luar rumah.

9. Squamous Cell Carcinoma (Karsinoma Sel Skuamosa)

Jenis ini juga merupakan salah satu jenis kanker kulit yang menyerang sel skuamosa yang terletak di lapisan tengah kulit.

10. Melanoma Skin Cancer

Kanker kulit melanoma merupakan salah satu jenis kanker kulit yang paling berbahaya. Namun kasus dari penyakit ini jarang ditemukan. Dari semua jenis penyakit kulit yang berbahaya, jenis ini yang paling banyak menyebabkan kematian.

Sumber referensi
http://lifestyle.blog-guns.com/2015/05/jenis-penyakit-kulit-paling-berbahaya.html

Pengertian Penyakit Eksim, Tipe, Gejala dan Pengobatan

Pengertian Penyakit Eksim, Tipe, Gejala dan Pengobatan
eksim (photo:google)
Pengertian Penyakit Eksim, Tipe, Gejala dan Pengobatan. Eksim (eksema) atau biasa disebut juga dermatitis adalah peradangan hebat yang menyebabkan pembentukan lepuh atau gelembung kecil (vesikel) pada kulit hingga akhirnya pecah dan mengeluarkan cairan. Bagian tubuh yang terkena ekstim akan terasa sangat gatal. Istilah eksim diambil dari Bahasa Yunani yang berarti 'mendidih atau mengalir keluar'.

Tipe

Berikut 4 tipe eksim:

1. Dermatitis atopic

Jenis ini yang paling sering dijumpai dan merupakan penyakit turunan. Dermatitis atopik umumnya dimulai ketika bayi dan masih anak-anak dengan gejala berupa gatal, radang kulit, dan pada sebagian penderita sering timbul asma dan demam hay (hay fever).

2. Dermatitis kontak

Dermatitis kontak alergik disebabkan oleh reaksi kekebalan tertunda (delayed immune system) akibat kontak kulit dengan senyawa alergenik sehingga menyebabkan radang kulit dalam 48 jam setelah paparan terjadi. Biasanya penderita akan terkena eksim ini jika kontak langsung dengan jelatang, parfum, pengawet kosmetik, metal, dan pewarna. Selain itu juga bisa karena terkena sabun keras, detergen, dan produk pembersih lainnya.



3. Eksim nummular

Beberapa plak eksim yang biasanya berhubungan dengan kulit kering dan terjadi pada bagian luar dari kaki, tangan, dan lengan.

4. Eksim stasis

Jenis eksim kronis pada daerah bawah kaki bagian dalam yang berkaitan dengan varises.

Gejala

Gejala utama dari timbulnya eksim ringan adalah daerah kulit terasa halus, sedikit memerah kering, bersisik, dapat terasa gatal ataupun tidak. Eksim biasanya terjadi pada daerah sekitar kaki atau lengan. Gejala pada penderita eksim akut akan mengalami gatal yang intens, biasanya terjadi di bagian depan siku, belakang lutut, dan wajah. Namun bisa juga berpengaruh pada daerah kulit lainnya. Kulit menjadi lebih sensitif terhadap kain gatal seperti wol dan musim dingin, eksim akan menjadi makin parah karena udara di dalam ruangan sangat kering.

Faktor yang Mempengaruhi

Eksim akan semakin buruk jika terkena bahan-bahan tertentu, seperti pasir, debu, deterjen, sabun, busa sabun, parfum dan stres. Selain itu gangguan emosi, klorin, serta penggarukan dan penggosokan juga dapat memperburuk keadaan. Suhu lingkungan yang ekstrem, seperti cuaca dingin dengan kelembaban yang rendah dan udara kering, juga memperburuk penyakit ini.

Sebaiknya juga menghindari makanan tertentu, karena pada beberapa kasus, eksim juga dipengaruhi oleh makanan seperti seperti susu sapi, ikan, telur, jeruk, kacang, dan gandum.

Tips Mengatasi & Mencegah Eksim

  1. Ketika gejala penyakit Eksim muncul seperti terasa gatal atau muncul warna merah. Coba ingat apa yang telah anda konsumsi atau sentuh. Sehingga kedepannya akan membuat anda lebih berhati-hati dalam mengonsumsi atau menyentuh benda-benda tertentu.
  2. Dokter akan memberikan antihistamin yang dapat mengurangi rasa gatal.
  3. Eksim yang terjadi pada bayi dapat diatasi dengan krim anti inflamasi, namun tentunya dengan resep dokter, krim tersebut berguna untuk menghilangkan kemerahan dan pembengkakan pada kulit.

Pengobatan

Eksim ringan

Biasanya tidak memerlukan pengobatan khusus, tetapi hidrasi kulit harus dijaga supaya tidak terlalu kering. Di antaranya dengan menggunakan krim hidrokortison pada area kulit yang terinfeksi beberapa kali dalam sehari.

Eksim akut

Pengobatan dapat menggunakan krim steroid atau obat antihistamin untuk mencegah atau mengontrol rasa gatal. Beberapa pengobatan lain untuk mengatasi eksim meliputi kompres dingin, antibiotik, kortikosteroid, dan fototerapi.

Sumber referensi :
http://id.wikipedia.org/wiki/Eksim diakses tanggal 12 juni 2015

Waspada Kanker Kulit Akibat Radiasi Sinar Ultraviolet

Waspada Kanker Kulit Akibat Radiasi Sinar Ultraviolet
Polusi udara yang semakin besar di dunia, menyebabkan rusaknya lapisan ozon di atmosfer. Hal ini membuat radiasi sinar ultraviolet A dan B (UVA dan UVB) semakin tinggi masuk ke bumi. Tingginya paparan sinar ultraviolet dapat menyebabkan kulit menjadi hitam, berbintik-bintik dan bahkan dapat memicu datangnya kanker kulit.


Di daerah tropis seperti indoensia, paparan sinar matahari cukup kuat, sehingga sebaiknya lebih memperhatikan untuk melindungi kulit. "Untuk itu wanita di daerah tropis seperti Indonesia disarankan menggunakan bedak dengan SPF 20 yang mampu melindungi wajah dari paparan ultraviolet hingga 95%," ujar Marketing Director PT Barclay Products, Nina M Yunianto, pada peluncuran bedak Marina Smooth & Glow UV Compact Powder SPF 20 PA++,  di Jakarta.


Bedak dengan kandungan SPF yang tinggi dapat melindungi kulit dari sinar ultraviolet yang berbahaya, sehingga dapat memberikan keleluasaan wanita Indonesia untuk beraktivitas diluar lapangan. Jadi sebaiknya memilih bedak atau pelembab kulit yang mengandung SPF yang tinggi.

6 Fakta Menarik Tentang Penyakit Kusta

6 Fakta Menarik Tentang Penyakit Kusta
ilustrasi kista (foto:©dailyrecord.co.uk)
Penyakit kusta merupakan penyakit yang merusak kulit. Tapi tidak hanya itu kusta juga bisa dengan cepat merusak sarat, anggota tubuh gerak dan mata. Sehingga penyakit ini merupakan salah satu penyakit yang ditakuti dan seringkali penderita kusta dijauhi karena takut tertular.

Pada artikel sebelumnya saya sudah membahas mengenai pengertian penyakit kusta. Dan kali ini saya akan mengupas fakta tentang penyakit ini. Berikut 6 fakta penyakit kusta yang perlu anda ketahui seperti yang dilansir merdeka.com;

1. Masuk dalam salah satu penyakit tertua di dunia

Kusta atau Hansen’s Disease merupakan salah satu penyakit tertua di seluruh dunia. Nama Hansen’s Disease berasal dari nama ilmuwan yang menemukannya yaitu Armauer Hansen. Kusta merupakan penyakit menular yang menyerang sistem saraf dan bagian tubuh lain seperti tangan, kaki, dan wajah.

2. Disebabkan oleh bakteri

Penyebab penyakit ini adalah bakteri yang disebut Mycobacterium leprae. Gejala yang paling umum dari penyakit kusta adalah munculnya bercak putih pada kulit yang membuatnya mati rasa.




3. Tidak mudah menular

Banyak yang mengira bahwa kusta bisa menular akibat air liur dari mulut atau cairan dari hidung. Namun faktanya penularan kusta tidak secepat itu. Penyakit ini menular apabila terjadi kontak yang berkali-kali dan sangat dekat dengan pasien. Penderita kusta yang tidak diobati yang bisa menularkan kusta. Sedangkan pasien yang sudah melakukan pengobatan, risiko penularan kusta sudah menurun drastis.

4. Gejalanya berbeda pada masing-masing orang

Gejala kusta yang terjadi pada tiap orang bisa berbeda. Salah satu gejala klasik adalah munculnya bercak putih pada kulit yang mati rasa dan tidak akan merasakan apapun saat disentuh.

5. Kusta bisa disembuhkan secara gratis

Penyakit ini dapat disembuhkan dengan menggunakan terapi obat-obatan (MDT). Menteri Kesehatan memberikan pengobatan gratis pasien kusta di puskesmas. MDT untuk kusta terdiri atas kombinasi tiga obat antara lain clozafimine, rifampicin, dan daspone. Obat tersebut dikonsumsi selama enam sampai 24 bulan masa pengobatan.

6. Kusta yang tak terawat bisa sebabkan cacat

Kusta yang tak terawatt bisa menyebabkan cacat dan perubahan bentuk pada bagian tubuh tertentu. Seperti pada jari tangan dan kaki yang menekuk. Selain itu, penyakit ini juga bisa menyebabkan cacar pada mata dan memicu kebutaan, serta infeksi pada tangan dan kaki.

Itulah 6 Fakta tentang penyakit kusta. Sebaiknya penderita harus mendapat perawatan yang baik agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Seperti cacat permanen dan penularan. Semoga bermanfaat.

Sinar Matahari Dapat Membuat Kulit Keriput dan Tua

Sinar Matahari Dapat Membuat Kulit Keriput dan Tua
Mengalami kulit keriput dan terdapat bercak merupakan hal yang sangat menjengkelkan, apalagi anda sedang melakukakn perawatan kulit. Tahukah anda salah satu penyebab utamanya adalah paparan sinar matahari. Namun beda dengan sinar matahari pagi yang dapat memberikan vitamin D.


Terkena sinar matahari secara berlebihan dapat menyebabkan keriput dini, pigmentasi, dan bercak melingkar pada kulit. Untuk menghindari hal tersebut sebaiknya gunakan lotion pelindung tabir surya. Hal ini disampaikan oleh Wakil Ketua Bidang Kerjasama PERDORSKI, Dr. Sri Ellyani, Sp. KK dalam diskusi Kampanye Edukasi Masyarakat Tentang Perlindungan Terhadap Sinar UV di Soehanna Hall, Energy Building, Jakarta.

"Pada bercak tidak merata, bila didiamkan dan makin tebal menyebabkan terjadinya hiperpigmentasi," kata Ellyani seperti dilansir oleh health liputan 6.


Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa Negara Indonesia merupakan negara tropis dengan paparan sinar matahari, terutama sinar UV yang begitu tinggi. Dengan demikian berpotensi pada masalah kesehatan kulit.

5 Cara Alami Untuk Menghilangkan Komedo Membandel

5 Cara Alami Untuk Menghilangkan Komedo
5 Cara alami untuk menghilangkan komedo. Komedo dapat mengganggu kecerahan wajah anda. Hal ini tentu sangat membuat resah. Apalagi ketika pasangan anda melihat komedo anda dari dekat. Bagi anda yang malas untuk melakukan perawatan mahal untuk menghilangkan komedo, tidak perlu khawatir karena ada beberapa cara alami yang dapat dilakukan untuk menghilangkan komedo.


Dibawah ini adalah cara alami untuk menghilangkan komedo seperti yang dilansir oleh health liputan 6.

1. Biji pala dan susu

Jika anda memiliki komedo dan kulit berminyak, anda dapat menggunakan biji pala dan susu. Biji pala berkhasiat untuk menyingkirkan minyak dan membuat kulit menjadi mulus. Sedangkan susu memiliki kandungan asam laktat yang dapat menyingkirkan sel kulit mati. Haluskan bubuk biji pala dan campurkan dengan susu. Kemudian oleskan pada hidung lalu pijit dengan gerakan melingkar. Lakukan selama 3-5 menit lalu bilas. Untuk mendapatkan hasil yang maksimal lakukanlah secara rutin.

2. Madu

Oleskan madu pada hidung dan lakukan pijat secara merata. Alangkah baiknya menggunakan madu yang lebih lengket. Selain menyingkirkan komedo, madu juga berperan sebagai antibakteri dan antioksidan, sehingga membuat kulit anda lebih sehat.

3. Masker Telur

Ini merupakan cara yang paling efektif untuk menghilangkan komedo. Oleskan putih telur pada hidung dan biarkan hingga kering. Lakukan sebanyak 2-3 kali. Lalu diamkan selama 15 menit, kemudian gosok wajah Anda menggunakan kain basah hangat. Hasilnya dapat membuat wajah Anda bebas dari komedo dan menjadi halus dan lembut.

4. Tanah Liat

Sediakanlah tanah liat yang digunakan khusus untuk kosmetik. Campurkan 1 sendok makan cuka sari apel dan aduk hingga merata. Setelah campuran merata, oleskan pada hidung dan diamkan selama kurang lebih 15-20 menit. Bilas dengan menggunakan kain basah hangat dengan cara ditempelkan sesaat pada kulit, lalu usap secara perlahan.

5. Menggunakan Sikat Gigi

Jika keempat cara diatas gagal, dan komedo tambah membandel, gunakan sikat gigi khusus untuk membersihkan komedo. Gunakan cairan lemon dan dua tetes jojoba oil pada bulu sikat gigi. Kemudian, gosokkan pada komedo. Gosok dengan cara melingkar dan lembut dan bilas dengan air bersih.

Yang perlu diketahui adalah jangan pernah lakukan cara ke lima lebih dari seminggu sekali dan jangan sampai mengenai mata dan bekas luka karena akan terasa sangat sakit.


Itulah 5 cara alami yang dapat dilakukan untuk menghilangkan komode. Selamat mencoba

6 Masalah Pada Kulit Bayi Yang Sering Terjadi

kulit bayi
6 Masalah pada kulit bayi yang sering terjadi. Kulit bayi merupakan jenis kulit yang paling lembut serta sangat sensitif. Hal ini karena kulit bayi merupakan kulit yang baru menyentuh suasana dunia luar. Karena itu kulit bayi tersebut sangat sensitive dengan ruam atau goresan.

Seperti yang dilansir oleh merdeka berikut adalah 6 masalah kulit yang biasanya diderita oleh bayi.

1. Ruam popok
Masalah kulit karena karena popok atau biasa disebut ruam popok merupakan gangguan kulit yang tidak terelakkan. Dibebabkan karena popok selalu digunakan bayi. Pilihlah popok dengan bahan lembut agar bisa menjaga kulit bayi. Jika bayi Anda mengalami ruam popok, segera oleskan krim khusus ruam popok.

2. Jerawat bayi
Bukan hanya orang dewasa saja yang memiliki jerawat, wajah bayi juga bisa ditumbuhi oleh jerawat. Tapi jangan khawat karena jerawat yang tumbuh tidaklah terlalu berbahaya. Secara alami jerawat tersebut akan hilang sehingga anda tidak perlu menggunakan obat jerawat.


3. Eksim
Eksim atau ruam merah pada kulit biasanya terjadi pada bayi yang memiliki riwayat alergi. Eksim ini biasanya muncul di daerah wajah, dada, lengan, atau siku. Secara bertahap eksim tersebut bisa menjadi kulit kering dan bersisik. Eksim bisa semakin parah jika dipicu reaksi alergi terhadap sabun , khususnya deterjen yang biasa digunakan untuk mencuci pakaian bayi.

4. Kulit kering
Kelit kering pada bayi yang baru lahir merupakan hal normal dan biasa. Ini akan terjadi selama beberapa hari. Namun apabila jika terus berlanjut segera hubungi dokter anak untuk pengecekan lebih lanjut.

5. Biang keringat
Biang keringat pada bayi biasanya muncul pada lipatan kulit dan terjadi karena kulit yang lembab. Untuk menghindarinya,  jangan menggunakan pakaian yang ketat.

6. Bintik putih
Bintik putih atau milia ini terkadang muncul di hidung yang disebabkan karena serpihan kulit menghambat kelenjar minyak. Anda tidak perlu khawatir karena gangguan ini bisa hilang dengan sendirinya.

Itulah beberapa masalah kulit yang umum terjadi pada bayi, so jangan terlalu panik jika bayi anda mengalaminya. Mungkin itu bersifat sementara, namun jika berlanjut harap segera hubungi dokter.

6 Manfaat Terapi Uap (Sauna) Untuk Kesehatan Tubuh

6 Manfaat Terapi Uap Untuk Kesehatan Tubuh. Biasanya dokter akan menyarankan kita untuk terapi uap ketika hidung tersumbat. Namun bukan cuman mengobati hidung tersumbat saja, ternyata sauna atau terapi uap air banyak memiliki beberapa manfaat. Untuk mengetahui khasiat lain dari uap air, simak beberapa ulasannya dibawah ini.

Seperti yang dilansir oleh merdeka.com berikut 6 manfaat terapi uap air.

1. Mengatasi gangguan pernapasan
Terapi uap air dapat melancarkan pernapasan dan mengobati gangguan pernapasan akibat lendir atau flek. Dengan terapi uap air dapat membantu mengeluarkan flek dan lendir yang mengganggu. Selain itu sauna juga dapat membantu meredakan masalah tenggorokan dan demam. Penderita asma, sinusitis, bronkitis, dan alergi sangat baik untuk melakukan terapi uap ini.

2. Menyegarkan kulit
Saat sauna, tubuh akan terkena uap hangat yang dapat membuat pori-pori kulit akan melebar sehingga memicu keluarnya keringat. Racun yang ada dalam tubuh nantiny akan keluar bersamaan dengan keringat, sehingga membuat kulit akan terasa segar dan lebih bersih.




3. Meningkatkan kekebalan tubuh
Sauna dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh anda. Hawa panas yang mengenai tubuh akan membunuh bakteri dan virus yang tinggal. Selain itu, terapi ini juga membantu meningkatkan produksi sel darah putih yang mempunyai peran penting untuk melawan infeksi dalam tubuh.

4. Membantu menurunkan berat badan
Keringat yang keluar saat terapi uap air akan mengikut sertakan lemak dalam tubuh. Sehingga terapi ini membantu menurunkan berat badan dengan aman dan efektif.

5. Mengatasi nyeri sendi
Faktor-faktor penyebab nyeri sendi seperti arthritis, rematik, kram, dan lainnya dapat diatasi dengan terapi sauna. Uap panas membantu meningkatkan sirkulasi darah dalam tubuh dan menyuplai oksigen pada darah sehingga mempercepat proses persembuhan nyeri sendi.

6. Meredakan stres
ketika anda melakukan terapi uap ini akan membuat pikiran menjadi tenang, tubuh terasa segar dan juga menghilangkan stres.

Itulah khasiat dari terapi uap atau sauna yang perlu anda ketahui. Semoga bermanfaat 

5 Tips Penting Untuk Kulit Berseri dan Bercahaya

5 Tips Penting Untuk Kulit Berseri dan Bercahaya
5 Tips penting untuk Kulit Berseri dan Bercahaya. Setiap orang pasti menginginkan kulit yang bersinar. Tapi ada dari mereka tidak mengetahui bahwa kulit bersinar bukan hanya tentang perawatan eksternal, namun sebaiknya diiringi dengan perawatan internal. Daripada mengandalkan riasan, cobalah tips sederhana untuk kulit yang cerah dan bersinar seperti yang dilansir healthmeup.

1. Minum Cukup Air
Anda mungkin pernah mendengar tentang bagaimana seseorang harus minum minimal 2 liter air per hari. Semakin banyak Anda minum, semakin baik juga untuk kulit Anda. Jangan hanya menempel 2 liter, minum air sebanyak yang Anda bisa. Selain air, tambahkan makanan seperti mentimun, semangka, lemon, bit dll karena makanan tersebut mengandung kadar air yang cukup juga. Ini akan melembabkan kulit Anda, menjauhkan diri segala jenis kekeringan dan membuatnya lebih bercahaya. 

2. Latihan
Berolahraga bukan hanya bermanfaat untuk kesehatan fisik Anda, tetapi juga untuk kulit Anda yang akan merasakan perbedaannya. Berolahraga meningkatkan aliran darah, sehingga darah Anda untuk lebih membawa oksigen dan nutrisi ke seluruh tubuh Anda. Perbaikan sirkulasi tersebut juga bermanfaat bagi kesehatan kulit, sehingga membuat kulit anda bercahaya.

3. Tidur nyenyak
Kulit Anda mulai melakukan penyembuhan dan proses peremajaan ketika Anda tidur di malam hari. Itulah mengapa dokter menyarankan tidur malam yang baik. Selain itu, jika begadang terlalu lama, tubuh Anda akan kelelahan dan ini mempengaruhi aliran darah. Gangguan seperti aliran darah normal secara langsung mempengaruhi kulit Anda. Ingatlah untuk setidaknya mendapatkan delapan jam tidur setiap malam.

4. Hindari Merokok
Merokok sangat mempengaruhi kesehatan kulit. Ketika Anda menarik napas, asap cenderung menyempitkan pembuluh darah Anda. Di sisi lain, ketika Anda mengeluarkan napas, tembakau rokok Anda melepaskan ke udara dapat mengeringkan kulit Anda. Jauhkan dari segala bentuk merokok jika Anda menginginkan kulit yang cerah dan bersinar.  

5. Makanan
Vitamin, mineral, antioksidan dll semua nutrisi alami ditemukan dalam makanan. Makanan olahan dan cepat saji kekurangan nutrisi tersebut, tambahkan dosis yang sehat dari buah-buahan dan sayuran untuk makanan Anda. Tidak hanya akan menguntungkan kulit Anda tetapi akan meningkatkan kesehatan Anda secara keseluruhan juga.

Itulah 5 tips untuk membuat kulit berseri dan bercahaya. Semoga bermanfaat